CARA BERGAUL MENURUT ISLAM

Standar

Seorg ikhwan mengeluhkan dirinya merasa kurang percaya diri manakala bergaul di tengah keluarga dan teman-teman. Ia menyadari dirinya tipe kurang suka ngobrol,nada bicara judes dan sangat serius. Akibatnya ia merasa kurang disenangi org lain. Apabila ingin memberikan masukan pada org lain ia merasa takut menyinggung perasaan lawan bicaranya.

Tidak demikian dgn ikhwan yg satu ini. Ia merasa cukup supel karena ia menikmati dimanapun keberadaannya dan mudah beradaptasi sehingga banyak yg menyukainya,mudah diterima di lingkungan manapun,mudah banyak kenalan dan banyak pengalaman.

Dari penuturan dua ikhwan diatas,mereka menceritakan bagaimana suka dukanya menjalin hubungan dgn lingkungannya. Ternyata menjadi pribadi yg disukai,luwes dalam pergaulan adalah dambaan sehingga dimanapun berada,kehadiran kita dapat menyejukkan,menentramkan dan menggenapkan lingkungan tempat beraktifitas. Lalu bagaimana kita harus mengambil sikap?

Untuk disukai lingkungan harus diawali dari diri kita sendiri yg mengadakan perubahan. Dengan cara apa? Tentunya kita sebagai muslim dan muslimah punya gaya tersendiri yaitu kembali kepada figur teladan kita, Rasulullah saw. Bagaimana cara beliau membawa dirinya ditengah lingkungannya?

1. Bersaudara karena Allah
Sesungguhnya jalinan pertemanan di antara sesama muslim memancarkan hubungan di atas landasan ukhuwah yaitu persaudaraan karena Allah. Sebentuk cinta yg semata-mata bertujuan mencari ridha Allah swt menjadi motivasi dalam gerak dan langkah seluruh interaksi dan aktifitas dgn teman kita saudara seiman. Keistimewaan kedudukan org yg saling mencintai karena Allah akan memperoleh cinta dari Allah dan dapat mengangkat derajatnya ke tingkat keridhaan-Nya.

2. Menyebarkan salam
Membiasakan mengucapkan salam satu sama lain sama artinya dgn mendoakan saudaranya. Adab salam adalah ketika salah seorg dari kita bertemu dan berpisah maka ucapkanlah salam kepadanya dan hendaklah setiap diri menyebarkan salam kepada org yg kita kenal ataupun tidak. Org yg berkendara kepada org yg berjalan,org muda kepada yg tua,org yg lewat kepada org yg duduk dan org yg sedikit kepada org yg banyak.

3. Solidaritas sosial
Keteguhan dan kerelaan berkorban untuk menyebarkan islam,saling membantu,tolong menolong dan bekerja sama satu dengan lainnya karena kita laksana satu tubuh. Bila satu anggotanya sakit,maka seluruh tubuh merasakan sakit demam dan tidak dapat tidur.

4. Berwajah cerah
Islam mengajarkan untuk berwajah cerah dan manis muka saat berjumpa dgn saudaranya sehingga ikatan cinta kasih sesama muslim tetap terjalin,karena dalam hadits Muslim menerangkan”Janganlah engkau meremehkan berbuat ma’ruf walau sedikit,sekalipun berupa menampakkan manis muka saat berjumpa dgn saudaramu.”

5. Lembut dalam bertutur kata
Sifat seorg mukmin dan mukminah tidak kasar dalam berbicara tetapi lemah lembut,ramah dan manis tutur katanya.

6. Saling menasehati
Seorg muslim harus saling menasehati dan peringatan kepada saudaranya serta memberi perhatian penuh dan tulus demi kebaikannya karena agama kita ini adalah nasihat dan harus dimiliki serta diamalkan oleh umat islam.

Awalnya kita belum terbiasa menjadikan nilai-nilai luhur seperti di atas sebagai hal biasa dalam hidup dan gerak-geriknya saat bergaul. Tetapi hal tersebut bukan sesuatu yg mustahil diraih dengan cara mencontoh pribadi Rasulullah saw,tiada kata terlambat atau sukar untuk dipraktekkan.

Ya Allah,jadikanlah aku org yg berterima kasih pada-Mu,jadikanlah org yg sabar dan jadikan aku kecil dalam pandanganku tapi seorg yg besar dalam pandangan org lain…amiin.

 

sumber :

http://pamungkas.mywapblog.com/cara-bergaul-menurut-islam.xhtml

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s